|
Ayam Bangkai dan Berformalin Banyak Beredar |
|
Senin, 07 September 2009 08:05 |
 Petugas gabungan dari Polres Jakarta Selatan (Jaksel) serta Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jaksel merazia tempat penampungan dan pemotongan ayam di Pasar Kebayoran Lama dan Pasar Cipulir, Sabtu (5/9) malam. Hasilnya, banyak ayam tiren (mati kemarin) atau ayam bangkai serta ayam berformalin yang dijual. Razia yang dilakukan oleh petugas gabungan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi maraknya penjualan ayam bangkai ataupun berformalin selama bulan Ramadhan hingga hari Raya Idul Fitri dua pekan ke depan. Hasil dari razia yang dilakukan selama sekitar 5 jam tersebut, petugas menyita 92 ekor ayam bangkai, ayam gelonggongan dan berformalin berikut 3 buah pompa tangan, alat suntik serta 2 jerigen formalin, "Selain itu empat orang pedagang ayam juga diamankan petugas, " kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Chryshnanda Dwi Laksana, Minggu (6/9). Menurut Chryshnanda, razia tersebut dilakukan atas informasi dari masyarakat yang menyebutkan maraknya ayam bangkai dan ayam gelonggongan di kedua pasar tersebut. Selanjutnya, sambung Chryshnanda, petugas melakukan pengintaian dan penyelidikan selama beberapa hari di kedua pasar itu. "Setelah yakin ada yang menjual ayam bangkai, petugas gabungan langsung bertindak dengan menggerebek kedua tempat penampungan dan pemotongan ayam itu, " tandas Chryshnanda. Saat dilakukan razia yang dipimpin oleh Kasudin Peternakan dan Perikanan Jaksel, Haidir Efendi, sejumlah pedagang ayam sedang sibuk menyuntikkan air ke dalam deretan ayam potong. Bahkan, para pedagang kini menggunakan alat baru berupa pompa angin dan tangki angin agar lebih cepat mencapai target. Haidir meminta agar masyarakat bisa lebih waspada dalam membeli daging ayam dipasaran. Ia menjelaskan ciri-ciri ayam gelonggongan biasanya daging sangat kenyal atau tidak elastis, kulit berair, warna daging pucat, daging cepat rusak dan pembuluh darah membesar. Untuk ciri-ciri ayam bangkai, pembuluh darah kemerah-merahan dan cepat menimbulkan bau busuk. Sedangkan ciri-ciri daging ayam yang menggunakan formalin antara lain tidak dihinggapi lalat, kulit sangat kenyal serta warna kulit mengkilap dan tampak mencolok. mediaindonesia.com
|
Comments