Beranda :: Basis Web :: Pemrograman PHP :: Object Oriented Programming di PHP (bagian 2)
AddThis Social Bookmark Button
Object Oriented Programming di PHP (bagian 2) PDF Cetak E-mail
Oleh Hendrik Perdana   
Kamis, 13 Agustus 2009 12:25

Pada artikel sebelumnya telah dibahas dasar pengertian serta penggunaan kelas dan objek. Kini kita akan membahas beberapa hal yang lebih mendalam mengenai kelas dan objek tersebut. Yang akan kita bahas adalah constructor, parent, serta sesuatu yang ditandai dengan karakter titik dua yang ditulis dua kali (::).

Constructor
Constructor adalah sebuah fungsi yang otomatis dipanggil apabila kita membuat sebuah instance baru dari kelas dengan pernyataan new. Ada sedikit perbedaan deklarasi constructor pada PHP 3 dan PHP 4. Perhatikan baik-baik. Pada PHP 3, sebuah fungsi akan menjadi constructor apabila fungsi tersebut mempunyai nama yang sama dengan kelas, sedangkan pada PHP 4 sebuah fungsi akan menjadi constructor apabila fungsi tersebut mempunyai nama yang sama dengan kelas di mana fungsi tersebut dideklarasikan.

Agak sulit memang menerangkan perbedaan tersebut karena PHP 3 sudah mulai ditinggalkan dan digantikan dengan PHP 4 dan 5. Namun contoh-contoh berikut setidaknya bisa memberikan gambaran.

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Constructors </TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<?php
class coba {
    function coba() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas coba </h1>";
    }
}
$hasil = new coba;
?>

</BODY>
</HTML>

Pada skrip tersebut hanya terdapat deklarasi kelas coba dan deklarasi objek $hasil. Secara logika tidak akan ada output apapun yang diberikan pada browser, namun karena pada kelas coba dideklarasikan fungsi dengan nama sama yaitu coba(), maka fungsi tersebut akan menjadi constructor yang otomatis dipanggil apabila ada deklarasi instance baru dari kelas tersebut. Dan karena function coba() berisi echo “<h1> Aku adalah kelas coba </h1>”, maka pada browser akan nampak sebuah output bertuliskan “Aku kelas coba” yang diberi style heading tingkat pertama.

Apa yang terjadi jika kelas tersebut diinherit dan kemudian dideklarasikan instance baru dari inherit tersebut?

Contoh:

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Constructors</TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<?
class coba {
    function coba() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas coba </h1>";
    }
}

class coba_lagi extends coba {
    function coba2() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas coba_lagi </h1>";
    }
}
$hasil = new coba_lagi;
?>

</BODY>
</HTML>

Pada contoh kedua ini kelas coba_lagi merupakan inherit dari kelas coba. Sesuai dengan aturan constructor di PHP 4, suatu kelas inherit yang tidak memiliki constructor akan mewarisi constructor induknya (bila induknya memiliki constructor). Oleh sebab itu pada saat dideklarasikan instance baru kelas coba_lagi, maka constructor kelas coba akan tetap berfungsi. Dan karena kelas coba_lagi tidak memiliki constructor, maka hanya hanya constructor kelas coba yang berfungsi, sehingga output yang diberikan oleh contoh skrip kedua ini akan sama.

Namun ternyata hal ini tidak berlaku di PHP 3. Ingat, pengertian constructor di PHP 3 adalah sebuah fungsi yang mempunyai nama yang sama dengan kelas. Dalam hal ini kelas coba_juga tidak memiliki fungsi bernama coba_juga(), sehingga tidak ada constructor.

Sekarang kita kembangkan lagi skrip tadi menjadi berikut:

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Constructors</TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<?php
class coba {
    function coba() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas coba </h1>";
    }

    function coba_juga() {
        echo "<h1> Aku kelas coba_juga </h1>";
    }
    
}
class coba_juga extends coba {
    function coba2() {
        echo "<h1> Aku  adalah kelas coba_juga </h1>";
    }
}
$hasil = new coba_juga;
?>

</BODY>
</HTML>

Sekarang, kelas coba memiliki fungsi coba() dan coba_juga(). Jika kelas coba tersebut diinherit oleh kelas coba_juga, apakah fungsi coba_juga() akan menjadi constructor di kelas coba_juga? Ternyata jawabannya adalah ya.

Output yang dihasilkan oleh browser adalah “Aku adalah kelas coba_juga”. Kesimpulannya adalah: jika sebuah kelas menginherit kelas lain dan di dalam kelas lain tersebut terdapat fungsi dengan nama yang sama dengan kelas yang menginherit, maka fungsi tersebut akan menjadi constructor di kelas yang menginheritnya.

Karakter titik dua yang ditulis dua kali (::)

Karakter titik dua yang ditulis dua kali (disebut juga operator ::) berguna untuk memberikan referensi terhadap fungsi di dalam suatu kelas yang belum memiliki suatu instance. Operator :: ini hanya berlaku untuk PHP 4 dan 5. Berikut adalah contohnya:

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Operator :: </TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<?php
class induk {
    function cetak() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas induk </h1>";
    }
}
class anak extends induk {
    function cetak() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas anak </h1>";
    }
}
induk::cetak();
$turunan = new anak;
$turunan->cetak();
?>

</BODY>
</HTML>

Pada contoh tersebut, kelas induk belum memiliki suatu instance, namun fungsi cetak yang dimilikinya dapat direferensikan dengan menuliskan induk::cetak(). Jika sebuah kelas telah memiliki suatu instance, misalnya dalam hal ini $turunan adalah instance dari kelas anak, maka fungsi yang didalamnya dalam direferensikan dengan menuliskan karakter ->, sehingga penulisannya adalah $turunan->cetak().

Parent
Pernyataan parent digunakan untuk merujuk pada kelas lain yang menjadi induk suatu kelas. Hal ini identik dengan $this yang merujuk pada dirinya sendiri, sedangkan parent merujuk pada kelas induknya.

Contoh:

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Parent </TITLE>
</HEAD>
<BODY>

<?php
class induk {
    function cetak() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas induk </h1>";
    }
}
class anak extends induk {
    function cetak() {
        echo "<h1> Aku adalah kelas anak </h1>";
        parent::cetak();        
    }
}
$turunan = new anak;
$turunan->cetak();
?>

</BODY>
</HTML>

Perhatikan bahwa fungsi cetak() pada kelas anak akan melakukan shadow terhadap fungsi cetak() di kelas induk. Namun sekalipun di-shadow, fungsi cetak di kelas induk tetap dapat dipanggil. Pada contoh ini, fungsi cetak di kelas anak memanggil fungsi cetak di kelas induknya dengan pernyataan parent, dan karena kelas induk tidak memiliki instance di dalam kelas anak, maka pemanggilannya menggunakan operator ::. Hasil dari eksekusi skrip diatas dapat anda coba sendiri untuk menampilkan hasilnya :-D, pelajaran dasar yang di dapat di bangku kuliah. Selamat belajar…